Hi, guest ! welcome to Radio Suara Kudus. | About Us | Contact | Register | Sign In

Jumat, 09 September 2011

Campak Serang Kudus

Ilustrasi
Info Seputar Kudus 9 September - Sejak awal Januari sampai saat ini, di Kudus terdapat 55 kasus campak yang terjadi pada anak - anak. Pertama kali kasus campak terjadi pada Bulan Mei lalu diwilayah puskesmas Jekulo. Yakni terdapat 8 kasus dan terjadi pada anak usia 5 - 7 tahun.

Hal itu diungkapkan Kasi Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Pamungkas Tunggul Nuswanto, Jum’at 8 September 2011. Dikatakannya, 55 kasus tersebut tersebar di 17 wilayah puskesmas dari 19 puskesmas di Kudus. Beberapa puskesmas yang terjadi kasus campak diantaranya, puskesmas Jekulo ada 8 kasus, puskesmas Jati 5 kasus, puskesmas Gribig 3 kasus, puskesmas Wergu 5 kasus dan puskesmas Jepang 1 kasus.

Ditambahkannya, gejala awal penyakit campak pada anak ini adalah badan panas antara 2 hingga 7 hari, muncul ruam kulit (gabagen) diawali dari belakang telinga dan keseluruh tubuh.

Untuk panas yang terjadi sangat tinggi bisa mencapai 39 derajat celcius. Kemudian terjadi beberapa gejala ikutan seperti neumonia (radang paru - paru). Neumonia inilah yang bisa membunuh penderita campak.

Ciri terjadi neumonia adalah adanya batuk dan mata merah. Dijelaskannya pula, tahun 2010 lalu tidak ditemukan kasus campak tapi penyakit yang mirip campak yakni mobili. Kemudian tahun 2009 lalu juga tidak ditemukan adanya penderita penyakit ini. Dipaparkannya, bisa dikatakan untuk kasus campak ini terjadi musiman yakni 5 tahunan.

Ditegaskannya, pemberian imunisasi pada anak balita 100% sekalipun, 15% diantaranya dipastikan tidak mampu membentuk kekebalan secara alami. Sedangkan di Kudus terdapat rata - rata 17.000 ribu balita per tahun.

Untuk tahun 2011 ini, perkiraan terdapat 12.000 balita yang tidak memiliki kekebalan campak. Dari 12.000 balita itulah yang menjadi penderita campak dan menularkan ke yang lain. Maka itu kata dia, pemberian imunisasi campak diberikan pada usia antara 9 - 59 bulan. Kemudian untuk pemberian imunisasi bias campak diberikan kembali pada usia antara 5 - 6 tahun.

Rencananya kata dia, tanggal 13 September 2011 mendatang, pihaknya dengan didampingi dari Unicef akan melakukan crash program campak. Targetnya adalah 66.000 balita di Kudus yang akan diberikan imunisasi campak.

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))