Info Seputar Kudus 27 Agustus 2011 - Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center menerima pengaduan soal NII selama tiga bulan terkahir mencapai 3.000 lebih. Hanya saja, NII Crisis Center tidak mampu menyelesaikan semua laporan aduan tersebut karena keterbatasan tenaga.
Hal itu dikatakan aktivis NII Crisis Center Ken Setiawan. ketika menjadi pembicara pada acara diskusi dan buka bersama di Omah Mode Kudus, Kamis 25 Agustus 2011. Ia mengaku, masih membutuhkan banyak relawan untuk berjuang bersama NII Crisis Center dalam membantu merahibilitasi para korban NII maupun menindaklanjuti laporan tersebut.
Dari ribuan laporan tersebut, katanya, didominasi pengaduan dari kalangan mahasiswa dan buruh. Sedangkan 1.000 laporan di antaranya yang berhasil dikonfirmasi, dan dinilai positif masuk NII sekitar 700 orang.
Untuk laporan anak hilang karena NII yang mencapai 107, setelah diidentifikasi hanya 70 orang, terdiri atas mahasiswa dan buruh. NII Crisis Center merupakan sebuah lembaga yang didirikan oleh mantan anggota NII yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban penipuan berkedok NII Komandemen Wilayah 9 (KW 9).
Ia memperkirakan, angka laporan tersebut akan bertambah, menyusul banyak laporan yang akhir-akhir ini diterima korban NII mengalami stress dan ada yang gila karena masuk NII.
Mantan anggota NII yang insaf, diduga cukup banyak namun belum berani muncul di depan publik karena dianggap sebagai aib dan ketakutan dengan ancaman yang sering dilancarkan oleh jaringan NII. Ia berharap, mendapat dukungan semua pihak, termasuk mantan NII yang mulai insaf untuk menyebarkan informasi tentang trik-trik yang digunakan jaringan tersebut dalam merekrut anggota baru.
Dengan penyebaran informasi soal NII tersebut, diharapkan masyarakat mudah mengidentifikasi orang-orang yang terindikasi masuk NII, sehingga bisa mencegahnya agar tidak terlibat sampai jauh. Apabila tidak ada penanganan, dikhawatirkan pula akan semakin liar dan berbahaya. Sasaran jaringan NII, katanya, tidak hanya sebatas mahasiswa dan para buruh yang beragama Islam, bahkan warga nonmuslim juga mulai menjadi target mereka.
Sabtu, 27 Agustus 2011
NII Krisis Center Terima Ribuan Pengaduan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar