Peminat pemasangan jaringan listrik dengan memakai pra bayar di Kudus cukup banyak. Rata – rata per bulan mencapai 100 orang, baik yang migrasi,tambah daya maupun untuk pelanggan baru.
Hal itu diungkapkan manager UPJ PLN Kudus Kota, Samsuri, Rabu 20 Juli 2011. Dikatakannya, rata – rata untuk mereka yang menginginkan pembayaran pra bayar adalah golongan masyarakat menengah ke atas.
Jumlah pelanggan PLN di Kudus saat ini mencapai 223.940 pelanggan. Dengan jumlah tunggakan pembayaran hingga kini rata – rata mencapai Rp. 700 juta.
Diakuinya, dengan program pra bayar ini mampu mengurangi tunggakan pembayaran listrik.
Dijelaskannya, untuk voucher pra bayar adalah mulai Rp. 20 ribu – Rp. 1 juta. Terkait dengan kasus kebakaran yang lebih disebabkan oleh korsleting listrik, dijelaskannya bahwa untuk pengamanan jaringan oleh PLN sudah berlapis.
Seharusnya kata dia, untuk instalasi listrik di perumahan maksimal 5 tahun harus dicek ulang. Sedangkan untuk di pasar dan industri, maksimal 15 tahun harus dicek ulang.
Diakuinya, selama ini sosialisasi terkait tentang instalasi yang aman di rumah – rumah memang belum maksimal dilakukan.
Untuk itu, pihaknya dengan pihak konsuil akan melakukan sosialisasi bersama ke desa – desa dan perumahan serta industri tentang masalah intalasi yang aman, sehingga kasus – kasus terjadinya korsleting listrik tidak perlu terjadi lagi.
Rabu, 20 Juli 2011
Peminat Listrik Pra Bayar Meningkat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar