Di Kudus saat ini tengah marak berdiri
kios – kios yang memberikan pelayanan kosmetika dan obat untuk keperkasaan
pria. Keberadaan kios - kios tersebut selalu menggunakan nama – nama China.
Menurut Kabid Sumber Daya Kesehatan pada
Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Rudi Hermawan P, Kamis 9 Agustus 2012, keberadaan
kios – kios yang menawarkan obat untuk kosmetik dan seks tersebut menjadi PR
bagi pihaknya.
Bahkan pihak Balai POM pun sangat
kesulitan untuk menindak kios – kios tersebut. Terkait hal itu, pihaknya dalam waktu
dekat akan pro aktif untuk mendatangi kios – kios itu guna dilakukan pembinaan.
Dikatakannya, sebetulnya didalam kios itu tidak terdapat produk – produk yang
ditawarkan itu.
Sistem yang digunakan
pemilik kios adalah dengan cara berantai. Ketika ada pembeli, transaksi yang disepakati
tidak di kios tersebut, namun ditempat lain. Fenomena ini tidak
hanya terjadi di Kudus saja, namun juga terjadi di kota – kota lain.
Dia juga menghimbau kepada masyarakat
agar berhati – hati untuk membeli obat – obatan di kios – kios tersebut. Karena
sampai sejauh ini, produk obat, bahan – bahan pembuatannya masih belum
diketahui secara jelas.
Apalagi khasiatnya, yang tentu saja harus
dicuigai. Ditegaskannya, untuk obat – obatan yang dijual harus memiliki
registrasi khususnya adalah toko obatnya.
Selama ini, setiap tahun pihaknya selalu
melakukan pengawasan secara rutin untuk masalah farmasinya. Sehingga dengan
begitu, seluruh toko obat maupun apotik akan tertib dalam menjalankan
aturannya.

Posting Komentar