Hi, guest ! welcome to Radio Suara Kudus. | About Us | Contact | Register | Sign In

Rabu, 30 Maret 2011

BAYI YANG DIBUANG DI ADOPSI SOPIR ANGKUTAN

INFO SEPUTAR KUDUS, RABU 30 MARET 2011

Bayi laki-laki yang ditemukan di tempat pembuangan sampah di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, akhirnya diadopsi warga Desa Gulang yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum.

Arianto (31), warga Desa Gulang yang berminat mengadopsi bayi laki-laki, ketika ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah Kudus, Rabu 30 Maret 2011 mengaku, sempat mengungkapkan keinginannya mengadopsi ketika pertama kali ditemukan oleh pemulung di tempat pembuangan sampah yang ada di Desa Gulang, Selasa 22 Maret 2011 lalu.

Setelah memenuhi sejumlah persyaratan, akhirnya pasangan suami istri bernama Arianto dan Sri Subianti itu, bisa mengadopsi bayi laki-laki yang saat ini berumur seminggu. Proses penyerahan bayi laki-laki itu, dilakukan di RSUD Kudus Rabu siang, dengan disaksikan Direktur RSUD Kudus Syakip Arsyalan, Kepala Desa Gulang Suyono, tokoh masyarakat setempat yang juga Wakil Ketua DPRD Noor Hartoyo.

Puluhan warga yang merupakan tetangga pasangan Arianto dan Sri Subianti juga turut hadir untuk memberikan semangat kepada pasangan yang belum dikaruniai momongan, meskipun usia pernikahannya menapaki usia 10 tahun. Keinginannya mengadopsi bayi itu, juga dibuktikan dengan persiapan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk merawat bayi. Ia menegaskan, siap merawat bayi tersebut, seperti layaknya anak kandung sendiri.

Sementara itu, Direktur RSUD Kudus Syakib Arsyalan menegaskan, tidak pernah mempersulit proses adopsi bayi laki-laki tersebut. Ia mempersilahkan, jika memang ada warga yang tertarik mengadopsinya, sehingga benar-benar mendapatkan kasih sayang. Hanya saja, diperlukan sejumlah persyaratan bagi keluarga yang akan mengadopsinya. Keputusan juga diserahkan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus. Ia mengatakan, rumah sakit tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan bayi tersebut boleh diadopsi atau tidak. Pasalnya, pihaknya hanya menerima titipan bayi tersebut dari Polsek Mejobo untuk merawatnya. Biaya perawatan bayi yang sekarang memiliki berat badan 3 kilogram, ditanggung RSUD Kudus. (Roy Kusuma)
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))